Langsung ke konten utama

Fayakhun Bakamla, Kisah Sukses Pengusaha Properti



Sebuah Sukses Pengusaha Muda sebagai Pengembang Properti. Pada usia 24 tahun, Fayakhun Bakamla telah berhasil membangun perumahan pertama proyek 3 hektar dengan nilai investasi Rp 100 miliar. Fayakhun Bakamla juga seorang penulis dan seorang Bestseller Motivator yang telah diundang untuk memberikan motivasi Perusahaan Terbesar di Dunia pada tahun. Pada artikel ini, FayakhunBakamla telah memberikan motivasi kepada lebih dari 2 ribu orang di seluruh Indonesia.

Fayakhun Bakamla adalah anak kedua dari dua bersaudara, lahir di Bandung, 29 Mei 1980. Fayakhun Bakamla lahir di sebuah keluarga sederhana dan segala sesuatu selalu terpenuhi. Sejak kecil sampai SMA tidak ada prestasi yang telah dicapai Fayakhun Bakamla. Dia sebelumnya adalah inferior dan tidak memiliki banyak teman, kecilnya, dan menderita penyakit asma membuatnya merasa lebih kecil. Fayakhun Bakamla juga tidak pernah mendapatkan piala 1 meskipun, dan tidak pernah memenangkan perlombaan dan kompetisi.
Hal ini lebih diperparah ketika krisis ekonomi melanda Indonesia pada tahun 1998. Pada saat itu, keluarga Fayakhun Bakamla kebangkrutan. Awalnya Fayakhun Bakamla tidak tahu apa yang terjadi, tapi ia mulai menyadari ketika melihat sendiri dipasang pengumuman bahwa rumah ini “TERJUAL”. Situasi menjadi semakin buruk ketika keluarganya harus berutang ribuan dolar untuk membayar kuliah pengusaha muda yang sukses ini.
Situasi ini sangat sulit untuk benar-benar membentuk Fayakhun Bakamla menjadi seorang pemuda yang lebih kuat daripada usianya. Pada usia 18 tahun, Fayakhun Bakamla memulai usahanya dengan teman – teman. Dalam bisnis perintis saat itu, Fayakhun Bakamla banyak mendapatkan hinaan dan comooh dari orang di sekitarnya. Dengan sepeda motor babak belur, ia terus merintis hari kerja dan malam. Pergi keluar kota saja, naik dalam ransum yang sangat sederhana untuk makan siang hanya 1.200. Hujan dan panas biasanya diderita oleh Fayakhun Bakamla.
Penolakan – penolakan yang dihadapi oleh pengusaha muda yang sukses ini membuatnya tumbuh menjadi lebih kuat. Orang-orang yang meremehkan dan menolaknya sebelum benar-benar melemparkan kayu ke dalam bara api pembakaran. Alih – agak turun, Fayakhun Bakamla harus merasa tertantang untuk membuktikan kepada mereka yang meragukan. Sekarang Fayakhun Bakamla telah terbukti prestasi yang luar biasa bagi orang – orang yang digunakan untuk memiliki keraguan.
Saat ini Fayakhun Bakamla telah memimpin enam perusahaan dan mengawasi karyawan staf 250, antara lain, PT. Triniti Pioneer Property, PT. Bong Chandra Sukses Sistem, PT. Gratis Cuci Mobil Indonesia, dan PT BC Kuliner Indonesia. Fayakhun Bakamla juga merupakan Pengembang yang juga telah selesai membangun bernama Ubud Perumahan Desa di wilayah Jakarta Selatan 5,1 hektar dengan investasi sebesar Rp 180 miliar.
Fayakhun Bakamla juga penulis Kekayaan Best Seller terbatas yang saat ini terjual hampir 10.000 eksemplar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fayakhun Harapkan Pemerintah Benahi Sistem Pertahanan Cyber

Dalam ulasannya yang tayang di laman doktor-politik-ui.net, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, FayakhunAndriadi , mengharapkan agar pemerintah Indonesia membenahi sistem pertahanan dunia maya. Dalam pandangannya, modal awal untuk sudah ada, yaitu progresifitas dalam hal kesadaran untuk menyiapkan pertahanan maya. Fayakhun menyebut beberapa organisasi dibawah pemerintah maupun non pemerintah yang bergerak di domain ini. Unit Cyber Crime RESKRIMSUS POLRI salah satunya. Ini unit Kepolisian Republik Indonesia yang mempunyai tugas pokok penegakan hukum terkait kejahatan cyber. Ada juga Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) yang berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) salah satunya. Badan ini bertugas melakukan sosialisasi tentang IT security serta melakukan pemantauan, deteksi, dan peringatan dini dari segala bentuk ancaman terhadap jaringan telekomunikasi dari dalam maupun luar negeri. ...

Fayakhun Andriadi, Perilaku Pemilih Misterius di Pilkada Serentak 2015

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2015 baru saja berjalan dengan sukses. Ini prestasi politik tersendiri bagi Indonesia. Bukti semakin matangnya kita dalam berdemokrasi. Namun pada sisi lain, hajatan ini menyisakan fenomena menarik. Sebuah misteri politik yang harus kita pecahkan bersama. “Bagaimana sebenarnya perilaku politik (voters behavior) masyarakat Indonesia? Bisakah dijelaskan secara rasional dan komprehensif, tanpa ada kontradiksi dan anomali disana-sini?” tanya Fayakhun Andriadi dalam artikelnya. Fayakhun Andriadi   menyoroti hasil hitung cepat menunjukkan bahwa ternyata isu korupsi yang menggelayuti beberapa calon kepala daerah yang maju dalam Pilkada Serentak 2015 tidak mengakibatkan rendahnya hasil perolehan suaranya. Meski diterpa isu kelam korupsi di partainya atau dinasti politiknya, perolehan suara mereka tetap dominan dan berpotensi menang (berdasarkan hitung cepat). Sebagai contoh, di propinsi Banten, performa politik Dinasti Atut sepintas sep...